Lompat ke isi utama

Berita

Saka Adhyasta Kudus Awali Tahun 2026 dengan Gelar Kegiatan Perdana

9 Januari 2026 Saka Adhyasta Kudus Awali Tahun 2026 dengan Gelar Kegiatan Perdana

Bawaslu Kudus News - Satuan Karya (Saka) Adhyasta Kabupaten Kudus mengawali rangkaian kegiatan tahun 2026 dengan menggelar kegiatan perdana pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kudus dan diikuti oleh 11 pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kudus.

Kegiatan perdana tersebut menjadi langkah awal pembinaan generasi muda dalam wadah kepramukaan Saka Adhyasta Pemilu yang berada di bawah pembinaan Bawaslu. Hadir dalam kegiatan ini Pamong Saka Adhyasta, Nor Istiyanah, selaku perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Kudus, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kudus, Naily Faila Saufa, serta staf Bawaslu Kudus, yakni Ady Abdul Chakim, Maria Agustina Manik, dan Rudi Prastyo.

Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antarpeserta sebagai upaya membangun kebersamaan, kekompakan, serta semangat kolektif di antara anggota Saka Adhyasta. Suasana berlangsung akrab dan penuh antusiasme, mengingat sebagian besar peserta baru pertama kali bergabung dalam kegiatan Saka Adhyasta Pemilu.

Selain perkenalan, peserta juga mendapatkan materi dasar mengenai sejarah terbentuknya Saka Adhyasta Pemilu, tujuan dan sasaran pendiriannya, serta peran strategis Saka dalam mendukung pengawasan pemilu yang partisipatif. Materi tersebut menekankan bahwa Saka Adhyasta Pemilu dibentuk sebagai wadah pendidikan nonformal untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, dan integritas kepada generasi muda sejak usia pelajar.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kudus, Naily Faila Saufa, dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa Saka Adhyasta Pemilu memiliki peran penting dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan pemuda. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan kepramukaan ini, pelajar tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga sikap dan keterampilan dalam pengawasan pemilu.

“Melalui kegiatan Saka Adhyasta ini, kami berharap para pelajar tidak hanya memahami pengawasan pemilu secara teoritis, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Naily.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Saka Adhyasta Pemilu memiliki prinsip dasar kepramukaan yang menitikberatkan pada pembinaan karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap proses demokrasi dan berani berperan aktif dalam pengawasan pemilu secara partisipatif.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga dikenalkan dengan struktur dan keanggotaan Saka Adhyasta Pemilu, termasuk syarat menjadi anggota, peran pamong dan instruktur, serta tahapan pembinaan yang harus dilalui. Saka Adhyasta Pemilu sendiri memiliki tiga krida, yakni Krida Pencegahan, Krida Pengawasan, dan Krida Penanganan Pelanggaran, yang masing-masing membekali anggota dengan keterampilan khusus sesuai bidangnya.

Pamong Saka Adhyasta, Nor Istiyanah, menyampaikan bahwa kegiatan perdana ini merupakan fondasi penting bagi pembinaan berkelanjutan selama enam bulan ke depan. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan Saka Adhyasta sebagai ruang belajar sekaligus pengabdian.

Melalui kegiatan awal tahun ini, Bawaslu Kudus menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendidikan pengawasan pemilu sejak dini. Kegiatan perdana Saka Adhyasta Pemilu Tahun 2026 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan siap berkontribusi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Kudus. [*]

Penulis: Ady
Foto: Rudi
Editor: Tim Humas Bawaslu Kudus