Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kudus Koordinasi dengan Pemdes Loram Kulon, Matangkan Persiapan Uji Petik PDPB 2026

6 Oktober 2026 Bawaslu Kudus Koordinasi dengan Pemdes Loram Kulon, Matangkan Persiapan Uji Petik PDPB 2026

Bawaslu Kudus News – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus, Naily Faila Saufa, melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Loram Kulon, M. Wahyu Saputra, pada Selasa (6/10/2026). Koordinasi ini dilakukan dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan uji petik pemetaan kerawanan isu strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026.

Uji petik tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026) di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih guna memastikan data yang digunakan benar-benar akurat, valid, dan mutakhir.

Dalam koordinasi tersebut, Bawaslu Kudus mempersiapkan pelaksanaan uji petik bersama pemerintah desa sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pengawasan PDPB. Keterlibatan pemerintah desa diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan, khususnya dalam mendukung proses penelusuran dan pencocokan data pemilih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Uji petik akan dilaksanakan menggunakan metode list to people dan/atau people to list. Metode list to people dilakukan dengan menelusuri data pemilih dalam daftar untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi faktual, sedangkan people to list dilakukan dengan menelusuri keberadaan warga untuk memastikan mereka telah tercatat dalam daftar pemilih.

Melalui metode tersebut, pengawasan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian data, termasuk pemilih yang belum terdaftar maupun data pemilih yang perlu diperbarui.

Naily Faila Saufa menegaskan bahwa pengawasan PDPB menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas data pemilih. “Uji petik ini merupakan bagian dari ikhtiar Bawaslu untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Bawaslu Kudus berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dan pengawasan secara berkelanjutan, termasuk melalui pemetaan kerawanan isu strategis PDPB. Upaya ini diharapkan dapat mendukung tersedianya data pemilih yang berkualitas sebagai salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas. [*]

Penulis: Desi
Foto: Desi
Editor: Tim Humas Bawaslu Kudus