Lompat ke isi utama

Berita

KPU Gelar Coktas Data Pemilih Luar Negeri KP2MI 2026, Bawaslu Kudus Lakukan Pengawasan Ketat

Abcdefghi

Bawaslu Kudus News - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus akan melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Data Pemilih Luar Negeri Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Langkah ini dilakukan untuk memperoleh data pemilih yang akurat dan mutakhir dalam tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026.

​Pemberitahuan resmi mengenai kegiatan ini telah disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Kudus, Ahmad Amir Faisol, kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus melalui surat tertanggal 13 Oktober 2026.

​Kegiatan Coktas yang menyasar 168 pemilih di 66 desa/kelurahan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis, 15 Oktober 2026 dan Kamis, 22 Oktober 2026, dengan menerjunkan 8 tim penyisir.

Bawaslu Kudus Pastikan Pengawasan Berjalan Maksimal.

Menanggapi pelaksanaan Coktas oleh KPU, Bawaslu Kudus memastikan akan mengawal dan melakukan pengawasan melekat terhadap seluruh rangkaian kegiatan di lapangan.

​Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kudus, Naily Faila Saufa, menegaskan pentingnya pengawasan ini untuk menjamin hak pilih para pekerja migran asal Kudus tetap terlindungi.

​"Pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih, khususnya pemilih luar negeri, merupakan komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh warga Kudus yang memenuhi syarat terdaftar dengan benar dan akurat. Kami akan memaksimalkan fungsi pencegahan dan pengawasan langsung agar proses Coktas berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Naily.

Ia juga menambahkan bahwa Bawaslu Kudus mendorong peran aktif masyarakat dalam mengawal data pemilih. "Kami mengimbau masyarakat, khususnya keluarga pekerja migran di Kudus, untuk turut mencermati proses ini demi terwujudnya data pemilih yang berkualitas dan berintegritas," lanjutnya.

Dengan adanya kolaborasi pengawasan ini, KPU dan Bawaslu Kudus berharap proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 dapat berjalan lancar tanpa kendala data ganda maupun pemilih yang terlewat. [*]